Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan produk-produk sisa yang akan disalurkan dan disimpan di kandung kemih untuk selanjutnya dibuang dalam bentuk urine. Batu ginjal dan gagal ginjal adalah penyakit yang sering terjadi pada ginjal. Batu ginjal adalah endapan massa keras yang terbentuk di ginjal akibat sirkulasi darah tidak lancar, produksi asam urat yang berlebih, kurang kadar air dalam tubuh, infeksi pada ginjal dan faktor keturunan.
Batu ginjal dapat terbentuk pada ginjal atau saluran kencing ukurannya pun bervariasi mulai dari sekecil pasir sampai sebesar buah anggur. Gagal ginjal adalah menurunnya fungsi ginjal karena adanya penimbunanan racun dan sampah metabolisme.
Batu ginjal juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal yang basanya diikuti dengan infeksi pada saluran kencing. Penyakit ginjal sangat beragam. Semua penyakit ginjal bila tidak diobati atau ditangani secara memadai bisa mengakibatkan adanya penurunan fungsi ginjal dan pada akhirnya mengarah pada terjadinya gagal ginjal.
Umumnya mereka yang menderita sakit ginjal memutuskan untuk melakukan cuci darah. Dimana cuci darah ini harus dilakukan secara utin minimal dua kali dalam seminggu. Untuk sekali cuci darah bisa menghabiskan dana 660 ribu hingga 1 juta rupiah. Selain melakukan cuci darah, cara lainnya yang banyak pula ditempuh oleh para pasien ginjal adalah dengan melakukan transplantasi ginjal yang merupakan cara ideal untuk mengatasi segala bentuk penyakti ginjal.
Selain itu, ginjal yang dicangkokan nantinya dapat mengambil alih seluruh (100%) fungsi ginjal. Bandingkan dengan cuci darah yang hanya mengambil alih 70-80% fungsi ginjal alamiah. Memang, ada ancaman komplikasi setelah transplantasi dilakukan. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan obat-obatan imunosupresif untuk mencegah reaksi penolakan. Bila proses ini berhasil, penderita bisa beraktivitas kembali secara normal.

Dalam pengobatan sakit gagal ginjal salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan donor ginjal. Donor dapat berasal dari orang yang berusia minimal 21 tahun sehingga dia dapat memutuskan sendiri persetujuannya (informed consent), dan sebaiknya tidak lebih dari 60 tahun karena donor usia lanjut cenderung mempunyai pembuluh darah yang kaku (atherosclerosis) sehingga susah dan cukup berbahaya untuk dijahit/disambung . Apakah aman ginjal diambil? Ini keluhan yang sering dianjurkan. Orang yang telah sekali diangkat ginjalnya maka ginjal yang masih berada dalam tubuh donor akan mengambil alih fungsi ginjal yang telah diangkat. Seorang donor ginjal dalam 
Penanganan sakit ginjal biasanya dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut